Advetorial

Sosok AKBP Tony Pantano Kapolres Karimun Provinsi Kepulauan Riau

KARIMUN – BernasJakarta.ID Kapolres Tanjung Balai Karimun, AKBP Tony Pantano, resmi menjabat sebagai Kapolres Karimun, Selasa, 10 Agustus 2021 lalu. Ia menggantikan AKBP Muhammad Adenan yang saat ini menjabat sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Sumut.

Disela kesibukannya yang padat, AKBP Tony Pantano menyempatkan diri bertemu dengan Ketua Perkumpulan Jurnalis Mediasiber Indonesia (PJMI) Provinsi Kepri dan beberapa awak media yang akan bersilaturahmi di kantornya, ia pun menyambut dengan senyum ramah tamah saat awak media masuk kedalam ruangannya, Selasa (18/1/2021), sore.

“Maaf ya baru bisa ketemunya sore, banyak kegiatan untuk mempercepat vaksinasi warga,” ucapnya sambil mempersilahkan awak media untuk duduk.

Gambar : Kapolres Karimun & Ketua PJMI Kepri

Putra asli kelahiran Talangsari, Jember 29 April 1979 tersebut juga pernah mengisi struktur organisasi di Polda Kepri dari tahun 2017, selama 4 tahun bertugas di Mapolda Kepri, Tony juga pernah menjabat Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Kepri sebelum dipindah tugaskan sebagai Kapolres Karimun.

“Terakhir saya menjabat Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Krimsus Polda Kepri, setelah itu baru kesini jadi Kapolres Karimun,” ujar AKBP Tony Pantano, kepada sejumlah media.

Mengawali karirnya AKBP Tony Pantano bertugas di Sulawesi Utara selama 5 tahun, hingga jajaki ke daerah konflik di Manokwari, Papua Barat selama 8 tahun, menjadikan pengalaman yang berharga kepada seorang pengemban tugas Negara.

Mengenal lebih dekat sosok lulusan Akpol tahun 1998, yang bertepatan runtuhnya orde baru, AKBP Tony Pantano juga mengalami kegagalan di tahun 1997 menjadi Akpol, namun hal itu tidak menyurutkan semangat dan kegigihannya untuk menjadi abdi negara.

“Awal mulanya saya masuk Akpol pernah gagal di tahun 1997, dan mencoba lagi tahun 1998 akhirnya lulus, jadi setahun saya mengecap pengangguran,” ucapnya sambil tersenyum.

Ia juga mengatakan, jika orang tuanya hanya seorang pegawai negeri biasa, bukan orang kaya yang seperti orang-orang lain bisa masuk polisi.

“Orang tua saya tidak bisa kuliah kan saya mungkin gak cukup uangnya makanya saya masuk Akpol, sekolah yang gratis tapi langsung bisa bekerja, ya itulah masuk Akpol,” ucapnya lagi.

AKBP Tony Pantano menyampaikan agar kita jangan sekali-kali menyakiti orang tua kita, senangi orang tua kita dengan cara apapun, harus sopan kepada kedua orang tua, minta do’a dari mereka setiap hari.

“Saya selalu minta supaya dido’akan kedua orang tua saya, sampai orang tua saya pernah berkata, setiap hari mama do’akan kamu tanpa hentinya, selama mama hidup, mama do’akan terus kamu, tahajutin kamu tiap malam, itu kata orang tua saya yang sangat menyentuh hati saya, senang hati saya, sekarang saya hanya bahagiakan kedua orang tua, mumpung surga lagi didepan mata saya, mereka itu surga saya, tidak mau lihat orang tua saya sedih, Alhamdulillah kedua orang tua saya masih ada, dan sudah mau masuk 70 tahun usia mereka,” jelasnya dan terlihat matanya berkaca.

Dia juga menjelaskan, orang tua kita pasti mengerti, tidak mungkin mereka minta yang aneh-aneh, dia tau kemampuan kita, senang kan lah orang tua kita, enak hidup kita.

“Kalau saya kangen vidio call, kalau kangen lagi saya tonton cctv saya, ini orang tua saya lagi tidur,” tuturnya sambil memperlihatkan hand phone nya yang langsung live ke rumah orang tuanya di Jember.

Diakhir pertemuan dengan awak media sore itu, AKBP Tony Pantano juga sempat menuturkan sebuah inspirasi yang sangat mengedukasi kepada masyarakat agar selalu berbuat kebaikan.

“Hidup ini pilihan, mau berbuat baik atau jelek itu pilihan anda, tapi ingat kita hanya sementara di dunia ini, maka dari itu kita harus berbuat baik, hidup hanya sementara, dan kita tidak pernah tau kapan kita meninggal, kita tidak pernah berpikir kapan kita meninggal, yang hanya kita pikirkan hidup ini masih lama, sudah berapa banyak kita berbuat baik?, ingat karena waktu ini singkat, karena penyesalan itu di akhir,” tutup AKBP Tony Pantano.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button