TNI Dan Polri

Danbrigif 16/WY : Jaga Marwah Yonif 511/DY Yang Selalu Berhasil Di Medan Tugas

Blitar, Jawa Timur, BernasJakarta.ID – Menjaga kedaulatan NKRI adalah tugas pokok TNI dan harga mati bagi setiap prajurit. Oleh karena itu sesuai dengan surat perintah Pangdam V/Brw, Yonif 511/DY melaksanakan lattis tingkat kipur dalam rangka meningkatkan dan memantapkan kemampuan prajuritnya untuk melaksanakan penugasan Pamtas RI-Malaysia.

Pelaksanaan lattis tingkat kipur merupakan latihan yang dilaksanakan untuk menguji prajurit Yonif 511/DY, medan yang di pilih juga sangatlah tidak mudah karena terletak di Gunung Betet Kabupaten Blitar hal tersebut guna mengaplikasikan kemampuan prajurit di medan yang sebenarnya. Latihan dilaksanakan selama 7 hari mulai tanggal 05 s.d. 11 Juli 2021.

Pengarahan Danbrigif Mekanis 16/WY kepada pelaku Lattis tingkat Kipur bertempat di lapangan Dukuh Dadapan, Kelurahan Kedung Bunder, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jum’at (11/06/2021)

Danbrigif Mekanis 16/WY Kolonel Inf Irwan Budiana  selaku Danlat memberi apresiasi kepada prajurit Yonif 511/DY yang melaksanakan lattis tingkat kipur karena saat latihan bisa membaur dengan masyarakat dan suasana latihan dilaksanakan dengan semangat. ”Penugasan di Kaltara yaitu menghadapi diri sendiri dan berbuatlah prestasi semampu kita untuk mengharumkan nama satuan,” tegas Kolonel Inf Irwan.

Prajurit Yonif 511/DY sebagai duta Negara Indonesia untuk melaksanakan penugasan Pamtas RI-Malaysia, saat pelaksanaan penugasan nanti akan bergabung dengan TDM (Tentara Diraja Malaysia).

Yonif 511/DY saat penugasan selalu berhasil. Danbrigif Mekanis 16/WY bercerita pengalaman di penugasan Papua dan Aceh bersama Yonif 511/DY, waktu itu Pos Yonif 511/DY di serang oleh musuh, musuhnya yang meninggal. “Tetap pertahankan dan harumkan serta marwah nama Badak Hitam di medan penugasan,” harapnya.

Tidak lupa pula Danbrigif 16/WY mengingatkan tetap jaga kesehatan dengan cara olahraga teratur dan laksanakan pola hidup sehat.

Kembali ke home base tetap jaga faktor keamanan, setelah sampai asrama gunakan waktu untuk keluarga sebelum berangkat ke penugasan perbatasan RI-Malaysia.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button